Pemkab Halteng Susun RKPD 2027, Ini Prioritas Pembangunannya
Halteng – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Aula Hi Salahuddin, kantor bupati, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Desa dan UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Inklusif dan Pengurangan Kemiskinan”.
Forum tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Wakil Ketua I TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), perwakilan PT IWIP, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Halmahera Tengah, serta sejumlah pemateri dan undangan lainnya.
Baca Juga: 116 Bidang Tanah Terdampak Konflik di Halteng, Sertipikat Pengganti Dikebut 2 Minggu
Forum OPD dan Musrenbang RKPD merupakan tahapan strategis dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah, yang bertujuan menyelaraskan program perangkat daerah dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan nasional dan provinsi.
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Halmahera Tengah, Yunus Ahmad, menjelaskan bahwa forum ini menjadi ruang penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2027.
“Melalui forum ini dilakukan sinkronisasi program antar perangkat daerah serta penyelarasan usulan masyarakat dari tingkat desa hingga kecamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, forum tersebut juga diarahkan untuk memperkuat sektor desa dan UMKM sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kualitas pelayanan publik dan infrastruktur dasar.
Baca Juga: Di Hadapan Bahlil, Gubernur Malut Ungkap Ketimpangan di Balik Pertumbuhan 34%
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan arah pembangunan berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan.
“RKPD Tahun 2027 merupakan penjabaran tahunan dari RPJMD yang memuat arah kebijakan, strategi, dan program prioritas pembangunan daerah,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan berjalan konsisten dan berkesinambungan.
Baca Juga: Ratusan Ribu Sertipikat Tanah di NTB Bermasalah, Menteri Nusron Minta Segera Dimutakhirkan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati juga menyoroti dinamika pembangunan yang dipengaruhi faktor lokal maupun global. Ia menilai perlu adanya reorientasi pembangunan, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga program non-fisik yang menyentuh aspek sosial kemasyarakatan.
Sejalan dengan tema pembangunan, pemerintah daerah menetapkan sejumlah prioritas, di antaranya pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, pemberdayaan UMKM, penguatan sektor pertanian dan perikanan, serta pelestarian lingkungan hidup.
Selain itu, capaian indikator makro daerah menunjukkan tren positif, seperti penurunan angka kemiskinan, berkurangnya tingkat pengangguran, serta meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM
