Sudah Bertahun-Tahun, Operasi Tambang Harita Group Di Pulau Obi Diduga Beracun Dan Mencemari Air!
Ternate – The Gecko Project bersama rekan mitranya baru-baru ini menyebutkan tentang opersai tambang Harita Group di Pulau Obi, selama bertahun-tahun telah mencemari air dengan bahan kimia beracun kromium-6. (09/05)
Dijelaskan oleh AI, Kromium-6, atau kromium heksavalen (Cr(VI)), adalah bentuk kromium yang beracun dan biasanya diproduksi melalui proses industri. Logam berat ini dianggap sebagai karsinogen pada manusia dan berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti kanker pernapasan dan masalah pada ginjal, hati, kulit, dan mata.
Meski telah dibantah oleh Harita Group secara terbuka, The Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) mengungkapkan bahwa dokumen yang bocor menjelaskan tentang bahan kimia yang berbahaya dari operasi Harita di Pulau Obi.
Secara terbuka, dengan menampilkan penerjemah berbahasa inggris dan Indonesia, The Gecko Projek akan menggelar seminar tentang persoalan ini.
Jurnalis dibalik cerita ini serta suara-suara garis depan akan membahas bagaimana kerahasiaan perusahaan, regulasi yang lemah dan rantai pasokan kendaraan listrik global saling terkait dalam perburuan nikel di Indonesia.
Berikut jadwalnya: Rabu, 14 Mei 2025 08:30 ET / 14:30 CET / 19:30 Jakarta.
Editor: AbangKhaM | Penulis: Tim MC
