Daerah

Akses Utama Terputus! BWS–Pemkab Halut Siapkan Langkah Darurat Perbaikan Jembatan

Halut – Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku Utara, Maksai Saputra, bersama Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, S.Ag., M.Pd, melakukan peninjauan langsung di aliran Sungai Ake Aru, Desa Bobisingo, Kecamatan Galela Utara, pada Rabu (14/01/2026) pukul 09.59 WIT.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan bantaran Sungai Ake Aru yang menyebabkan jembatan penghubung terputus akibat banjir beberapa hari lalu.

Wakil Bupati Kasman berharap penanganan darurat dapat segera direspons oleh pemerintah melalui dinas teknis terkait agar aktivitas masyarakat kembali normal. Ia menegaskan pentingnya percepatan penanganan karena jembatan tersebut merupakan jalur vital penghubung selatan–Loloda.

Baca Juga: Iqbal Ruray Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum HPMS 2026–2031! Ini Hasil Lengkap Kongres IV

“Dengan hadirnya Direktur BWS di lokasi, kami berharap penanganan bisa diprioritaskan. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung proses perbaikan dan tidak menghambat pekerjaan di lapangan,” ujar Kasman.

Kasman juga menyampaikan apresiasi kepada BWS atas langkah cepat dalam meninjau langsung kondisi jembatan dan aliran sungai.

Sementara itu, Kepala dan Direktur BWS Provinsi Maluku Utara memastikan akan menindaklanjuti temuan di lapangan serta berkolaborasi dengan Pemkab Halmahera Utara untuk mempercepat perbaikan jembatan yang terputus akibat banjir.

Baca Juga: Reses DPRD Ternate Ungkap Masalah Serius: Ratusan Data Penerima Bansos Bermasalah

Di sisi lain, para sopir dan warga yang melintasi jalur tersebut mendesak agar perbaikan segera dilakukan mengingat jalur ini merupakan satu-satunya akses utama bagi masyarakat.

Peninjauan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas PU Halmahera Utara, Anggota DPRD Provinsi Dapil Halut–Morotai Aksandri Kitong, jajaran BWS serta rombongan terkait lainnya.

Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: