Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas, Koperasi Speedboat Mangga Dua Ternate Tarik 3 Unit Kapal Langgar SOP
Ternate – Koperasi Pelayaran Rakyat Mutiara Mangga Dua, Kota Ternate, mengimbau penumpang speedboat untuk segera melapor jika menemukan hal-hal yang berpotensi membahayakan keselamatan selama pelayaran.
Ketua Koperasi Mutiara Mangga Dua Ternate, Iksan Adam, mengatakan setiap unit speedboat telah mencantumkan nomor telepon pengaduan guna memudahkan masyarakat menyampaikan laporan.
“Jika ada kejadian, silakan difoto dan disampaikan kepada kami. Kami akan menindaklanjuti di lapangan karena kami memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP),” ujar Iksan kepada wartawan, Rabu (11/02/2026).
Baca Juga: Menuju Data Tanah Akurat, ATR/BPN Petakan Ulang Arsip Lama Secara Digital
Ia menegaskan, koperasi terus memperketat pengawasan terhadap operasional speedboat. Dalam empat bulan terakhir, sebanyak tiga unit speedboat telah ditarik izin pelayarannya untuk dilakukan perbaikan sesuai standar operasional.
Menurut Iksan, sanksi juga diberikan kepada nahkoda yang melanggar SOP, termasuk jika kedapatan mengangkut penumpang melebihi kapasitas.
“Lebih satu penumpang saja tetap kami beri sanksi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, sanksi awal berupa teguran dan kewajiban melakukan perbaikan. Setelah itu, speedboat akan menjalani pengujian oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) bidang marine guna memastikan kelayakan operasional.
Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah–Polres Halut Panen Raya Jagung 5 Hektar, Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan
Iksan menambahkan, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan pemanggilan nahkoda. Namun, tidak semua kejadian dapat langsung disimpulkan sebagai kelalaian.
“Misalnya mesin mati, bisa saja karena faktor teknis seperti terkena rumput, bukan semata-mata kelalaian,” jelasnya.
Sebagai upaya peningkatan layanan dan efisiensi operasional, koperasi juga mulai melakukan transformasi penggunaan mesin 4 tak berkapasitas 100 PK. Hingga saat ini, tercatat 11 unit speedboat telah menggunakan mesin tersebut yang dinilai lebih hemat bahan bakar dan sesuai dengan penggunaan BBM jenis Pertalite.
Reporter: Randi I.
Editor: AbangKhaM
