Daerah

RSUD Maba Siap Operasikan Alkes Modern, Pemkab Haltim Genjot Pelatihan Tenaga Medis

Haltim – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, terus memacu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis dan paramedis guna mendukung operasional berbagai alat kesehatan (alkes) modern di RSUD Maba yang baru.

Langkah strategis tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan swasta untuk menyelenggarakan pelatihan pengoperasian alat kesehatan. Pelatihan direncanakan berlangsung di beberapa rumah sakit terkemuka di berbagai provinsi di Indonesia, sehingga tenaga medis Haltim memiliki standar kompetensi nasional dalam mengoperasikan teknologi kesehatan terbaru.

Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, menjelaskan bahwa secara kuantitas daerahnya telah memiliki 12 dokter spesialis dan 5 dokter umum. Namun, tantangan utama saat ini adalah kesiapan tenaga medis dan paramedis dalam mengoperasikan perangkat kesehatan yang bersifat teknis dan spesifik.

Baca Juga: Safari Ramadan Di Halut Tak Sekadar Seremonial, TP-PKK Dorong Ekonomi Ibu Rumah Tangga

“Namun kendala yang dihadapi RSUD Maba saat ini adalah tenaga medis dan paramedis yang melakukan pengoperasian alkes,” ujar Ricky, Minggu (1/3/2026).

Selain menggandeng sektor swasta, Pemerintah Kabupaten Haltim juga membangun kolaborasi strategis dengan daerah tetangga. Kerja sama dengan RSUD Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, disebut sangat membantu dalam menjaga ketersediaan tenaga dokter bagi masyarakat Halmahera Timur.

Ricky menegaskan, kemampuan tenaga medis dalam mengoperasikan alat kesehatan bukan sekadar persoalan teknis, tetapi berkaitan langsung dengan keselamatan pasien. Tenaga yang terlatih dinilai mampu meminimalkan risiko kesalahan medis sekaligus meningkatkan akurasi diagnosis.

“Alkes yang dioperasikan dengan benar dapat membantu tenaga medis dan paramedis membuat diagnosis yang akurat dan tepat, sehingga pasien dapat menerima pengobatan yang sesuai,” jelasnya.

Baca Juga: Empat Situs Budaya Hilang dari Dokumen RTRW, DPRD Minta Penjelasan Pemkot Ternate

Ia menambahkan, efektivitas pengobatan juga sangat bergantung pada kompetensi SDM. Penggunaan alat kesehatan secara tepat dinilai mampu mempercepat proses pemulihan pasien sekaligus menekan biaya perawatan melalui efisiensi operasional.

Ricky optimistis, melalui program pelatihan dan kerja sama yang dilakukan, kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Maba akan meningkat secara signifikan.

“Dengan tenaga medis dan paramedis yang terlatih, pelayanan kesehatan di rumah sakit akan semakin baik sehingga masyarakat dapat menerima layanan yang optimal,” tandasnya.

Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: