Ketua TP PKK Malut Turun Langsung: Pastikan Pangan Murah dan Ekonomi Keluarga Nelayan Terjaga di Haltim
Haltim – Kehadiran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Maluku Utara menjadi warna tersendiri dalam kunjungan kerja Pemerintah Provinsi di Kabupaten Halmahera Timur, Kamis (5/3/2026).
Di bawah komando Ketua TP PKK Maluku Utara, Hj. Ny. Rusni Sarbin, jajaran pengurus PKK turun langsung memastikan program Gerakan Pangan Murah (GPM) serta penguatan ekonomi keluarga benar-benar menyentuh masyarakat di tingkat akar rumput.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Nusa Jaya, Kecamatan Wasile Selatan ini turut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe. Sinergi antara kebijakan pemerintah daerah dan peran aktif TP PKK dinilai menjadi kunci efektivitas penyaluran bantuan kepada masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Baca Juga: Tadabbur Ramadan: Pelajaran Isra’ Mi‘raj dalam Juz 15, Perjalanan Spiritual Menuju Allah
Dalam peninjauan di lokasi GPM, Hj. Ny. Rusni Sarbin bersama jajaran pengurus TP PKK tampak berinteraksi langsung dengan para ibu rumah tangga yang mengantre untuk mendapatkan paket sembako murah.
Menurutnya, PKK memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan ketahanan pangan keluarga tetap terjaga, terutama saat harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan.
“Kami di PKK fokus pada kesejahteraan keluarga. Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan para ibu dapat mengelola kebutuhan dapur dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga bahan pokok menjelang hari raya,” ujar Hj. Ny. Rusni Sarbin di sela kegiatan.
Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyiapkan 1.000 paket sembako murah dengan harga Rp50.000 per paket yang terdiri dari:
- Beras 5 kilogram
- Gula pasir 2 kilogram
- Minyak goreng 2 liter
Selain program pangan murah, TP PKK juga memberikan dukungan pada sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perikanan yang digelar di Kantor Camat Wasile.
Hj. Ny. Rusni Sarbin menekankan bahwa peran istri nelayan sangat penting dalam mengelola keuangan keluarga serta mengembangkan usaha mikro berbasis hasil perikanan.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengapresiasi dukungan PKK dalam membantu pemerintah mensosialisasikan akses pembiayaan tersebut. Dengan jumlah nelayan di Maluku Utara mencapai sekitar 36.000 orang, edukasi kepada keluarga nelayan mengenai manfaat KUR dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dinilai sangat penting.
Baca Juga: Lansia Hilang 14 Hari di Bacan Selatan Ditemukan Meninggal di Kebun Warga
Rangkaian kegiatan kunjungan kerja ini kemudian ditutup dengan Safari Ramadan di Masjid Fastabiqulkhairaat, Desa Bumi Restu. Dalam suasana khidmat, Hj. Ny. Rusni Sarbin mendampingi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara dalam penyerahan bantuan perangkat alat salat kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Halmahera Timur Anjas Taher bersama sejumlah pejabat daerah.
Kehadiran Ketua dan pengurus TP PKK Maluku Utara dalam seluruh rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun spiritual.
Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM
