Ombudsman Maluku Utara Pantau Arus Mudik di Bandara Sultan Babullah, Soroti Fasilitas Prioritas Penumpang
Ternate – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku Utara melakukan pemantauan arus mudik Lebaran Idulfitri 2026 di Bandar Udara Sultan Babullah pada Jumat (13/03/2026).
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku Utara, Iriyani Abd. Kadir, mengatakan pengawasan tersebut bertujuan memastikan secara langsung kesiapan pihak bandara dalam memberikan pelayanan selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Dalam pemantauan tersebut, Iriyani bersama jajaran Ombudsman didampingi pengelola bandara melakukan pengecekan sejumlah sarana dan prasarana penunjang pelayanan penumpang.
Baca Juga: Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras oleh OTK di Jakarta, Alami Luka Bakar 24 Persen
Beberapa fasilitas yang diperiksa antara lain ruang tunggu penumpang, petugas kesehatan, ruang laktasi atau menyusui, kursi penumpang, kursi prioritas bagi penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil, jalur evakuasi, hingga posko arus mudik.
Dari hasil pemantauan, pihak otoritas Bandara Sultan Babullah diketahui telah membentuk posko utama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai pusat koordinasi pelayanan bagi para penumpang.
Meski demikian, Ombudsman Maluku Utara memberikan sejumlah catatan terkait kelengkapan fasilitas pendukung pelayanan, salah satunya terkait ketersediaan kursi prioritas bagi penumpang berkebutuhan khusus.
Fasilitas tersebut dinilai penting untuk memberikan kenyamanan serta aksesibilitas yang setara bagi seluruh pengguna jasa bandara.
Baca Juga: Pemda Haltim dan PT Antam Bahas Lingkungan, RSUD Maba, hingga Penguatan BUMD
Berdasarkan informasi dari petugas bandara yang mendampingi kegiatan pemantauan, pengadaan kursi prioritas tersebut sebenarnya telah diajukan kepada bagian perencanaan di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sejak awal tahun 2025. Namun hingga saat ini proses pengadaannya masih belum terealisasi.
Selain itu, Ombudsman juga memberikan catatan terkait peningkatan standar pelayanan lainnya, seperti penanda jalur evakuasi dan informasi titik kumpul yang merupakan bagian penting dari sistem keselamatan operasional bandara.
Menurut Iriyani, keberadaan penanda tersebut sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi para pengguna jasa bandara, terutama dalam situasi darurat.
Meski terdapat beberapa catatan perbaikan, Iriyani menilai secara umum pihak otoritas Bandara Sultan Babullah telah siap melayani arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri tahun 2026.
Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM
