Bukan Sekadar Pegawai, ASN ATR/BPN Kini Dituntut Jadi Humas Profesional
Di era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tidak hanya menjalankan tugas teknis, tetapi juga berperan sebagai representasi instansi dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Untuk itu, Kementerian ATR/BPN melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) membekali para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan kemampuan komunikasi publik agar siap menjadi garda terdepan yang tepercaya.
Kepala Bagian Pemberitaan, Media, dan Hubungan Antar Lembaga (PMHAL) Biro Humas dan Protokol ATR/BPN, Bagas Agung Wibowo, menegaskan bahwa setiap ASN pada dasarnya memiliki fungsi kehumasan.
Baca Juga: Tanpa Naikkan Pajak, Nusron Ungkap Cara Dongkrak PAD hingga 300%
“Setiap ASN, khususnya di lingkungan ATR/BPN, adalah humas. Strategi komunikasi menjadi sangat penting agar informasi yang disampaikan dapat dipahami dan diterima masyarakat,” ujarnya dalam ceramah klasikal Latsar CPNS Gelombang 4 Tahun Anggaran 2025 di Cikeas, Jumat (10/4/2026).
Ia menjelaskan, komunikasi publik tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan pesan yang disampaikan benar-benar dipahami dan mampu mendorong partisipasi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan komunikasi publik akan sangat memengaruhi keberhasilan program-program Kementerian ATR/BPN.
Di tengah derasnya arus informasi digital, ASN juga dihadapkan pada tantangan penyebaran hoaks. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk mampu meluruskan informasi yang keliru sekaligus membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang akurat dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Baru 15 RDTR Rampung, Nusron Desak Daerah di NTB Bergerak Cepat
“Media sosial saat ini menjadi sarana utama komunikasi publik. Dalam penggunaannya, kita harus bijak dengan menyajikan konten yang informatif, relevan, dan benar-benar dibutuhkan masyarakat, khususnya terkait layanan ATR/BPN,” imbuh Bagas.
Kegiatan Latsar CPNS Gelombang 4 Tahun 2025 ini diikuti oleh 326 peserta dari berbagai unit teknis di lingkungan ATR/BPN, Kantor Wilayah BPN Provinsi, hingga Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia.
Pelatihan ini dimoderatori oleh Widyaiswara Ahli Madya, Sukamto.
Editor: AbangKhaM
