Daerah

Dari Daerah 3T, Loloda Kepulauan Bangkit! Bupati Halut Tegaskan Komitmen Bangun Kesejahteraan

Halut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan Loloda Kepulauan, Selasa (21/04/2026), yang dipusatkan di Desa Dama.

Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Persaudaraan, Membangun Kerukunan dan Kedamaian Menuju Halut Setara Maju Berkelanjutan.”

Camat Loloda Kepulauan, Yakmil Abdul Karim, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri di wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar).

Baca Juga: Mau Bangun Usaha? Wajib Punya KKPR! Ini Syarat dan Cara Urusnya Lewat OSS

Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Loloda Kepulauan.

“Meski kami berada di wilayah 3T, kami akan membuktikan bahwa Loloda Kepulauan mampu menjadi daerah yang maju,” ujarnya.

Ketua PHBI Halmahera Utara, Iswan Lolahi, mengatakan kegiatan Halal Bihalal ini merupakan bagian dari rangkaian agenda keagamaan tahun 2026.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Baca Juga: Seruan Nusron Wahid untuk NU: Bangun Negeri dengan Amal Nyata, Bukan Sekadar Doa!

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di Loloda Kepulauan merupakan bagian dari komitmen pemerataan pembangunan.

Menurutnya, pembangunan di Halmahera Utara akan difokuskan pada sektor-sektor strategis seperti pertanian, perikanan, dan pertambangan rakyat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus berupaya menghadirkan investor demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Piet Hein Babua.

Ia juga menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati untuk membangun seluruh wilayah Halmahera Utara secara adil dan merata, termasuk pembangunan infrastruktur jalan hingga ke ibu kota kecamatan.

Baca Juga: Akhirnya Kapal Pelni Masuk Tobelo! Halut Bersiap Sambut KM Tatamailau 27 April

Selain itu, Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), ia menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada negara.

Di akhir sambutannya, Piet Hein Babua mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, serta menciptakan suasana aman dan damai.

Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi Ahmad, dalam hikmah Halal Bihalal menyampaikan bahwa tradisi ini merupakan budaya khas Indonesia yang sarat makna persaudaraan dan saling memaafkan.

Baca Juga: Malut United Tumbang di Bali, Hendri Susilo Soroti Keputusan Wasit: “Kami Jadi Korban”

Ia menegaskan bahwa tema Halal Bihalal sejalan dengan visi pembangunan Halut SETARA (Sehat, Terdidik, Berbudaya, Maju, dan Sejahtera).

“Memaafkan memang tidak mudah, tetapi membutuhkan keikhlasan. Mari kita bangun komunikasi dan persaudaraan demi Halut yang lebih baik,” ujar Kasman Hi Ahmad.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan F.N. Sahetapy, Asisten II Bidang Administrasi Umum Valentino Lewakabesy, serta Danramil 1508/02 Galela Kapten Inf. Suharno.

Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: