771 Jemaah Haji Maluku Utara Resmi Dilepas! Begini Pesan Wagub Sarbin Sehe
Ternate – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi melepas 771 Jamaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku Utara dalam sebuah prosesi di Asrama Haji Ternate Selatan, Ternate, Selasa (28/04/2026).
Dalam sambutannya, Wagub menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental seluruh jemaah, mengingat kondisi kesehatan dan daya tahan tubuh setiap individu berbeda.
Ia mengingatkan agar jemaah memprioritaskan pelaksanaan rukun dan wajib haji, serta menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Baca Juga: Ombudsman Turun Langsung Awasi Haji di Malut, Soroti Layanan hingga Akses Pengaduan Jemaah!
“Jaga kesehatan, dahulukan ibadah wajib dan rukun. Jika rukun dan wajib sudah baik, maka insyaallah amalan sunnah akan mengikuti,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Amar Manaf, turut mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan lancar dan khusyuk, termasuk saat melaksanakan tawaf.
Ia juga mengimbau kepada keluarga jemaah agar terus memberikan doa dan dukungan, sehingga para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik hingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Baca Juga: Sertipikat Tanah Kini Digital, Warga Antusias: Lebih Aman dari Kebakaran hingga Pemalsuan!
Dalam laporan yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahid, jemaah haji Maluku Utara tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 13 dan kloter 15 Embarkasi Makassar.
Jemaah dijadwalkan bertolak ke Makassar pada 29 April 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi mulai 30 April 2026.
Usai prosesi pelepasan, doa bersama dipanjatkan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta kemudahan dalam menunaikan setiap rangkaian ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Baca Juga: Ombudsman Soroti UTBK di Unkhair: Akses Peserta dari Wilayah Terpencil Jadi Masalah Serius!
Prosesi pelepasan ditandai dengan pemukulan beduk serta penyerahan bendera oleh Wakil Gubernur kepada petugas haji sebagai simbol dimulainya perjalanan suci para jemaah.
Dukungan pemerintah serta doa keluarga diharapkan menjadi kekuatan bagi para jemaah dalam menjalankan ibadah, sekaligus membawa keberkahan bagi diri, keluarga, dan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pemerintah daerah, di antaranya perwakilan pemerintah kabupaten/kota, pejabat Kementerian Agama, serta undangan lainnya.
Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM
