Nasional

62 Ribu Rumah Subsidi Resmi Dikunci! Nusron: Legalitas Tanah Jadi Kunci Rasa Aman Warga

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri akad massal 62.000 unit Kredit Perumahan Rakyat (KPR) rumah subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/07).

Kehadiran Menteri Nusron menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mendukung ekosistem perumahan berkelanjutan melalui kepastian hukum atas tanah.

“Dengan legalitas tanah yang kuat dan pelayanan pertanahan yang semakin modern, pembangunan perumahan dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sebagai pemilik rumah,” ujar Nusron Wahid.

Baca Juga: Kejari Tidore Musnahkan Barang Bukti 14 Perkara, dari Narkotika hingga Miras Ilegal

Program akad massal ini merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan dilaksanakan serentak di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi.

Acara ini turut dihadiri para Menteri dan pimpinan lembaga Kabinet Merah Putih, gubernur, pemerintah daerah, pengembang properti, serta ratusan masyarakat penerima manfaat.

Menteri Nusron menegaskan bahwa kepastian hukum atas tanah menjadi fondasi utama dalam pembangunan perumahan, karena memberikan jaminan legal bagi masyarakat atas hunian yang dimiliki.

“Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas,” tambahnya.

Baca Juga: ATR/BPN Tegaskan: Pendataan Tanah Ulayat Bukan Pengambilalihan, Tapi Perlindungan Hak Adat

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengapresiasi dukungan ATR/BPN dalam percepatan sertipikasi tanah guna mendukung program perumahan nasional.

Menurutnya, sinergi antarkementerian menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya memiliki rumah, tetapi juga mendapatkan kepastian hukum yang jelas atas kepemilikannya.

Di lokasi acara, Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri PKP secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada perwakilan penerima manfaat serta berdialog dengan warga. Acara ditutup dengan penekanan tombol peresmian sebagai tanda dimulainya penyaluran rumah subsidi bagi puluhan ribu keluarga di seluruh Indonesia.

Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: