Perkuat Layanan Logistik, Pelindo TPK Ternate Bangun Workshop Baru, Target Rampung Oktober 2026
Ternate – PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Ternate meninjau langsung progres pembangunan fasilitas workshop baru sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan peralatan bongkar muat dan mendukung kelancaran arus logistik di Maluku Utara.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas pekerjaan, penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), maupun target waktu penyelesaian. Fasilitas ini ditargetkan rampung pada Oktober 2026.
Workshop merupakan infrastruktur strategis yang berperan dalam menjaga keandalan peralatan operasional. Saat ini, TPK Ternate mengoperasikan satu workshop yang digunakan untuk pemeliharaan dan perbaikan berbagai alat seperti reach stacker, forklift, tronton, serta peralatan pendukung lainnya.
Baca Juga: 62 Ribu Rumah Subsidi Resmi Dikunci! Nusron: Legalitas Tanah Jadi Kunci Rasa Aman Warga
Ke depan, workshop baru akan menjadi lokasi relokasi fasilitas eksisting dengan kapasitas dan kualitas yang lebih representatif. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemeliharaan, mempercepat proses perbaikan alat, serta mengoptimalkan pengelolaan aset operasional.
Terminal Head PT Pelindo TPK Ternate, Anwar Pae, menyampaikan bahwa pembangunan workshop merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat keandalan operasional terminal.
“Workshop memiliki peran penting dalam menjaga kesiapan peralatan operasional. Dengan fasilitas baru yang lebih representatif, kegiatan pemeliharaan dan perbaikan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terintegrasi. Hal ini akan berdampak langsung pada kelancaran bongkar muat dan distribusi logistik,” ujarnya.
Ia menambahkan, investasi ini juga merupakan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Bapenda–BPN Halteng Kolaborasi! Data Tanah Dipakai Dongkrak PAD dan Transparansi Pajak
“Peralatan yang terpelihara dengan baik akan meningkatkan produktivitas operasional dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa. Kami akan terus memperkuat infrastruktur, meningkatkan kompetensi SDM, serta mengadopsi sistem pemeliharaan yang lebih modern,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari pengguna jasa. Kepala Cabang PT Tante Intim Line Ternate, Vicky Rhizaldy, menilai pembangunan workshop akan memberikan dampak positif terhadap keandalan pelayanan terminal.
“Kesiapan peralatan bongkar muat sangat menentukan ketepatan waktu pelayanan kapal. Kami berharap workshop baru ini dapat mempercepat pemeliharaan alat, meminimalkan gangguan operasional, dan meningkatkan kualitas layanan,” katanya.
Dengan fasilitas yang lebih memadai, TPK Ternate optimistis mampu menjaga keandalan operasional, meningkatkan produktivitas, serta memenuhi kebutuhan logistik yang terus berkembang di wilayah Maluku Utara.
Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM
