Daerah

Haltim Terima Mobil Damkar Buatan Korea Selatan dari Kemendagri, Siap Perkuat Layanan Darurat

Haltim – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, menerima hibah satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) berteknologi modern dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Hibah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara Kemendagri dan Pemkab Halmahera Timur. Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, yang mewakili pemerintah daerah, Senin (24/8/2026).

Mobil Damkar tersebut merupakan kendaraan buatan Korea Selatan dengan kapasitas besar dan dilengkapi teknologi modern. Armada ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan Pemkab Haltim dalam memberikan pelayanan pemadaman kebakaran, penyelamatan, serta penanganan berbagai kondisi darurat.

Baca Juga: Dituding PHK Massal dan Ganti Pekerja Lokal, Ini Klarifikasi PT SGM

Hibah tersebut merupakan bagian dari program Kemendagri tahun 2026 yang menyalurkan lima unit mobil pemadam kebakaran buatan Korea Selatan kepada lima kabupaten/kota di Indonesia. Halmahera Timur menjadi salah satu daerah penerima bantuan tersebut.

Sekda Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kemendagri, atas dukungan yang diberikan untuk memperkuat pelayanan publik di daerah.

“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat kepada daerah. Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri. Kendaraan ini nantinya harus dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Halmahera Timur,” ujar Ricky.

Menurut Ricky, tambahan armada tersebut akan meningkatkan kualitas pelayanan di bidang pemadam kebakaran dan penyelamatan. Kehadiran kendaraan baru juga diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah daerah dalam menghadapi kejadian kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.

Baca Juga: PT SGM Bantah PHK Massal di Site Mangole, Begini Penjelasannya!

Secara fisik, mobil pemadam kebakaran tersebut direncanakan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur pada November 2026.

Pemkab Haltim menilai tambahan armada ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi risiko kebakaran. Selain penambahan sarana, pemerintah daerah juga akan memperkuat kesiapan sumber daya manusia, sistem operasional, serta pemeliharaan kendaraan agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Dengan dukungan armada baru tersebut, Pemkab Halmahera Timur berharap pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan semakin cepat, efektif, serta mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat.

Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: