Alarm PAD Tidore! Hingga Maret Baru Tercapai Rp17,36 Miliar
Tidore – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tidore Kepulauan hingga akhir Maret 2026 baru mencapai Rp17,36 miliar atau 21,96 persen dari total target Rp79,10 miliar.
Data tersebut berdasarkan laporan target dan realisasi PAD per SKPD yang dirilis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kamis (23/04/2026).
Dari target PAD murni sebesar Rp37,23 miliar, realisasi sementara baru mencapai Rp6,24 miliar atau 16,77 persen. Sementara dari sektor lainnya, termasuk layanan kesehatan dan rumah sakit daerah, realisasi tercatat Rp11,12 miliar atau 26,57 persen dari target Rp41,86 miliar.
Baca Juga: Sertipikat Hilang Akibat Konflik, Satgas Pertanahan Bergerak di Sibenpopo
Kepala Bapenda, Mansyur, menyebut capaian tersebut masih berada pada tahap awal tahun anggaran, namun tetap menjadi bahan evaluasi bagi seluruh OPD pengelola pendapatan.
“Kontributor terbesar sementara berasal dari pajak daerah dengan realisasi Rp4,72 miliar atau 21,38 persen dari target Rp22,07 miliar. Dinas Perhubungan juga mencatat retribusi Rp964,6 juta atau 23,53 persen dari target Rp4,1 miliar,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dinas Pariwisata menunjukkan progres cukup baik dengan realisasi 25,44 persen dari target Rp340 juta. Sementara Bagian Umum dan Perlengkapan mencatat capaian tertinggi sementara sebesar 34,58 persen dari target Rp60 juta.
Namun demikian, sejumlah OPD masih mencatat realisasi rendah, bahkan belum menghasilkan pendapatan hingga akhir Maret. Di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Pertanian.
Baca Juga: Pusat Didesak! Maluku Utara Angkat Suara soal Ketidakadilan Politik
Di sektor layanan kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp9,66 miliar atau 27,63 persen dari target Rp35 miliar. Sementara pendapatan Dinas Kesehatan dari skema JKN terealisasi Rp1,45 miliar atau 21,16 persen.
Secara keseluruhan, masih terdapat kekurangan realisasi sekitar Rp61,73 miliar atau 78,04 persen dari total target yang harus dikejar hingga akhir tahun anggaran.
Pemerintah Kota melalui Bapenda mendorong seluruh OPD untuk meningkatkan inovasi dalam pemungutan, mengoptimalkan potensi retribusi, serta memperkuat pengawasan guna mengejar target PAD tahun 2026. (MSB)
Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM
