60 Ribu Warga Ternate Belum Terlayani Air Bersih, Pemkot Genjot Pemerataan hingga Wilayah Ketinggian
Ternate – Pemerintah Kota Ternate terus mendorong pemerataan akses air bersih bagi masyarakat. Pasalnya, dari sekitar 314.000 jiwa penduduk Kota Ternate, masih terdapat kurang lebih 60.000 warga yang belum mendapatkan layanan air bersih.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dibangun Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale Kota Ternate di Kelurahan Moya, Rabu (12/8/2026).
Tauhid mengatakan, saat ini jumlah pelanggan Perumda Ake Gaale telah mencapai sekitar 36.000 pelanggan. Namun, cakupan pelayanan baru menjangkau sekitar 150.000 warga.
Baca Juga: BPN, PPAT, dan Bapenda Halteng Bersinergi, Layanan Pertanahan Dipercepat dan PAD Digenjot
“Artinya masih ada kurang lebih 60.000 yang belum. Itu artinya masih banyak PR yang harus kita penuhi. Dan harapan warga Ternate mendapatkan air bersih atau air minum itu masih panjang,” kata Tauhid.
Menurutnya, pemerataan pelayanan menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk masyarakat yang tinggal di wilayah dengan kondisi geografis sulit. Salah satunya Kelurahan Moya yang berada di ketinggian lebih dari 350 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Selama ini, sebagian masyarakat di wilayah tersebut harus memenuhi kebutuhan air secara mandiri, mulai dari membeli air, memanfaatkan air hujan, hingga mengambil air dari sumber pegunungan.
Karena itu, Tauhid menegaskan perluasan cakupan layanan air bersih menjadi salah satu perhatian utama yang diberikan kepada jajaran manajemen Perumda Ake Gaale.
Baca Juga: Sambut HUT RI ke-81, ASN Kantah Halteng Turun Cat Bahu Jalan Bersama Pemda
“Alhamdulillah catatan tersebut sudah dapat dipenuhi pada kesempatan yang baik ini,” ujarnya.
Tauhid juga menyampaikan apresiasi kepada Abdullah S. Partai bersama keluarga yang telah menghibahkan sebidang tanah untuk pembangunan fasilitas pendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Menurutnya, hibah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kepentingan publik dan akan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
“Tanah untuk siapa? Untuk kepentingan masyarakat. Terus kepentingan apa? Untuk kepentingan menyediakan air bersih atau air minum,” kata Tauhid.
Baca Juga: Ratusan Bibit Ditanam di Pesisir Mabapura, Kolaborasi HPMM–Antam Lawan Abrasi
Ia menambahkan, penyediaan air bersih merupakan bagian penting dari makna kemerdekaan. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya berarti terbebas dari penjajahan dan kemiskinan, tetapi juga terbebas dari kesulitan memperoleh kebutuhan dasar.
“Yang paling terpenting pada sore hari ini, momen terbaik kita adalah memerdekakan warga RT 9 di hari kemerdekaan memperingati 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Ake Gaale, Firman Mudaffar Sjah, mengatakan pembangunan jaringan SPAM di Moya merupakan tindak lanjut dari amanat Wali Kota Ternate agar masyarakat di wilayah ketinggian mendapat perhatian dalam pelayanan air bersih.
“Jadi hari ini, teman-teman wartawan bisa menyaksikan bahwa dengan keterbatasan, tetapi Perumda tetap berusaha untuk bisa memperluas jaringan di Kelurahan Moya,” ungkap Firman.
Baca Juga: Trans Kie Raha Jadi Proyek Prioritas 2027, Gubernur Sherly: Kunci Besar Ekonomi Malut
Ia menjelaskan, masyarakat RT 009 Kelurahan Moya telah lebih dari 20 tahun menghadapi keterbatasan akses air bersih. Warga selama ini mengandalkan pembelian air, air hujan, serta sumber air dari gunung.
Untuk memperluas jaringan, Perumda Ake Gaale memanfaatkan kembali salah satu bak penampung air di Kelurahan Facei yang sebelumnya tidak digunakan.
“Kebetulan ada satu bak di Facei itu tidak dipakai. Itu kemudian saya dengan teman-teman di Perumda melakukan uji coba, ternyata masih berfungsi dengan baik. Di situlah kita putuskan untuk melanjutkan pembangunan jaringan sampai ke sini (Kelurahan Moya),” jelasnya.
Firman menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 78 warga RT 009 Kelurahan Moya telah mendaftarkan diri sebagai calon pelanggan layanan air bersih.
Baca Juga: Kakanwil Kemenag Malut Tegaskan 4 Kemampuan Wajib Siswa Madrasah di MGMP Halut
Selain Moya, Perumda Ake Gaale juga menyiapkan sejumlah wilayah lain sebagai prioritas pengembangan jaringan, di antaranya Kelurahan Maliaro, Tabona, Jan, dan Tubo.
Menurut Firman, perluasan jaringan tersebut menjadi bagian dari komitmen Perumda Ake Gaale untuk meningkatkan cakupan pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Peresmian SPAM di Kelurahan Moya berlangsung penuh haru. Kehadiran layanan air bersih di wilayah tersebut diharapkan dapat mengakhiri ketergantungan warga terhadap pembelian air dan sumber air alternatif yang selama ini dilakukan.
Pemerintah Kota Ternate bersama Perumda Ake Gaale pun menargetkan perluasan layanan terus dilakukan secara bertahap agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses air bersih yang layak, mudah, dan berkelanjutan.
Reporter: Randi I.
Editor: AbangKhaM
