Rahasia Desa Dauri Siap Bangun Infrastruktur Mandiri, Ini Peran Unkhair!
Halsel – Fakultas Teknik Universitas Khairun (Unkhair) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan. (27/08)
Kegiatan yang mengusung tema “Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk Mendukung Pengembangan Infrastruktur Desa” ini bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat desa, pemuda, dan masyarakat dalam merencanakan pembangunan yang lebih akurat, transparan, dan berkelanjutan.
Tim pelaksana PKM terdiri dari dosen-dosen berpengalaman di bidang teknik sipil dan perencanaan konstruksi, yakni Ir. Sudirman Hi. Umar, S.T., M.T. sebagai ketua tim, serta Ir. Muhammad Darwis, S.T., M.T. dan Ir. Muhammad Taufiq Y.S., S.T., M.T. sebagai anggota.
Baca Juga: Dari Halbar ke Morotai, 6 Wasit Malut Lulus Kursus Nasional PSSI 2025. Siapa Saja!
Desa Dauri diketahui tengah gencar membangun berbagai infrastruktur, namun keterbatasan sumber daya manusia dalam penyusunan dokumen perencanaan – khususnya RAB – menjadi tantangan tersendiri. Penyusunan RAB membutuhkan pemahaman teknis, mulai dari perhitungan volume pekerjaan hingga penentuan harga satuan yang sesuai standar.
Pelatihan yang berlangsung di Balai Desa Dauri ini mendapat sambutan positif dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan perwakilan pemuda. Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Dauri, yang mengapresiasi langkah Fakultas Teknik Unkhair dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pelatihan dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama, peserta dibekali teori dasar perencanaan infrastruktur dan prinsip penyusunan RAB. Sesi kedua bersifat praktik, di mana peserta dilatih langsung membuat RAB untuk proyek sederhana seperti pembangunan jalan lingkungan dan saluran drainase, dengan pendampingan intensif dari tim dosen.
Ketua tim, Ir. Sudirman Hi. Umar, menekankan pentingnya kemandirian desa dalam perencanaan pembangunan.
“Dengan keterampilan menyusun RAB, desa tidak hanya lebih siap dalam perencanaan, tetapi juga lebih mudah mengakses program pembangunan pemerintah daerah maupun nasional,” ujarnya.
Anggota tim, Ir. Muhammad Darwis, menambahkan bahwa transparansi dalam perencanaan anggaran akan memperkuat akuntabilitas desa.
“RAB yang jelas dan akurat menjadi kunci agar setiap program pembangunan bisa berjalan sesuai rencana dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Sementara itu, Ir. Muhammad Taufiq Y.S. menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda.
“Pemuda desa harus diberi ruang untuk menguasai keterampilan teknis ini, karena mereka yang akan melanjutkan pembangunan desa ke depan,” ujarnya.
Baca Juga: Bintang dari Timur Season 3 Resmi Diluncurkan: Musisi Malut Siap Go Nasional dengan Karya Original!
Kepala Desa Dauri dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak kampus.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menjawab kebutuhan mendasar kami. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk mendukung pembangunan desa,” ungkapnya.
Melalui program PKM ini, Fakultas Teknik Unkhair menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama di wilayah kepulauan Maluku Utara, guna mendorong pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan. (Red)
Editor: AbangKhaM
