Musda HIPMI Malut: Gubernur Tegaskan Netral, Tim Firdaus Amir Justru Soroti Netralitas Sofyan Sangaji
Ternate – Suhu politik internal jelang Musyawarah Daerah (Musda) VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara terus memanas.
Terbaru, Juru Bicara Tim Pemenangan Calon Ketua Umum Firdaus Amir, Nurcholish Rustam, mempertanyakan netralitas Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Maluku Utara, Sofyan MU Sangaji.
Menurut Nurcholish, Sofyan sejak awal diduga tidak netral dan berpihak pada Calon Ketua Umum (Caketum) Rio Pawane. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) melaporkan adanya komunikasi dari Sofyan yang dinilai sebagai upaya mengarahkan dukungan kepada Rio.
Baca Juga: FS Trans-Kieraha Bermasalah! Mahasiswa Teknik Sipil Bongkar Kejanggalan Fatal
“Kami mendapat laporan bahwa Sofyan, selaku Ketua BPD, menghubungi beberapa Ketua BPC untuk mendukung Rio Pawane,” kata Nurcholish.
“Bahkan, ada laporan bahwa sebelum tahapan Musda dimulai, Sofyan yang mempertemukan beberapa Ketua BPC dengan Rio,” tambahnya.
Selain mempertanyakan netralitas Sofyan, Nurcholish juga menyoroti pernyataan Sofyan terkait jumlah voters pada Musda mendatang. Sofyan sebelumnya menyebut total voters sebanyak 44 suara. Namun menurut Nurcholish, data yang dimiliki Tim Firdaus Amir berdasarkan Pasal 13 ART HIPMI menunjukkan total 48 voters.
Baca Juga: Haltim Pecahkan Rekor: Daerah Tunggal di Malut yang Raih Penghargaan Pendataan KB 2025
“Dalam hitungan kami, berdasarkan kriteria Pasal 13 ART HIPMI, jumlah voters pada Musda kali ini adalah 48 suara dari 10 BPC. Jadi, 44 voters versi Sofyan itu keliru,” tegasnya.
Nurcholish mengaku bahwa BPC pendukung Firdaus Amir telah meminta rilis resmi matriks voters kepada Tim Steering Committee (SC) sejak sebelum asistensi tahap II pada 13 November lalu. Namun hingga kini permintaan tersebut tidak mendapat respons.
“BPC pendukung Firdaus sudah meminta rilis resmi matriks voters terbaru, tetapi sampai sekarang tidak ditanggapi oleh Steering Committee. Ini ada apa?” pungkasnya.
Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM
