Daerah

14 Hari Puasa, Tenda Masih Kosong? Sekda Pastikan Kampung Ramadan Segera Ramai

Ternate – Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya untuk segera mengoptimalkan pelaksanaan Kampung Ramadan di pelataran Taman Film Benteng Oranje.

Hingga memasuki hari ke-14 Ramadan, sejumlah tenda yang telah disiapkan masih tampak kosong dan belum ditempati pedagang.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan semangat Kampung Ramadan tetap harus berjalan meski belum maksimal di awal pelaksanaan.

Baca Juga: ATR/BPN Siapkan Dashboard SDM, Mutasi dan Promosi Jabatan Bakal Lebih Cepat & Transparan

“Untuk semangatnya Kampung Ramadan itu bisa jalan. Kalau tidak di awal, paling tidak 15 Ramadan ke sana. Pendaftarnya sudah ada, secara online melalui aplikasi yang kita berikan,” kata Rizal usai Paripurna ke-6 Masa Sidang II Tahun 2026 penyampaian LKPJ Wali Kota Ternate Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kota Ternate, Rabu (4/3/2026).

Menurut Rizal, target awalnya Kampung Ramadan sudah aktif sejak awal puasa. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan masih ada tenda yang belum terisi.

Ia juga menyoroti adanya dugaan oknum yang menjanjikan pedagang bisa kembali berjualan di area terminal.
“Arahan Pak Wali Kota tidak ada aktivitas penjualan apa pun, khususnya pedagang baju, di terminal. Kampung Ramadan ini adalah solusinya,” tegasnya.

Rizal menyebut jumlah pedagang yang berpotensi bergabung cukup banyak, bahkan mencapai lebih dari 40 orang. Jika seluruhnya masuk, maka kawasan Kampung Ramadan akan terisi penuh dan lebih semarak.

Baca Juga: Unkhair dan BSI Perkuat Sinergi, Ini Yang Dibahas!

Terkait dugaan oknum tersebut, Sekda mengaku telah meminta Kepala Dinas Perindag untuk melakukan pengecekan di lapangan.
“Saya sudah minta Kadis Perindag untuk cek kebenarannya. Apakah itu oknum ASN atau oknum di terminal,” ujarnya.

Pemkot, lanjut Rizal, telah mengajak para pedagang untuk memanfaatkan fasilitas resmi yang disediakan. Seluruh kebutuhan seperti tenda, listrik, air, hingga pengelolaan sampah sudah termasuk dalam skema biaya yang ditetapkan Dinas Perindag.

“Kalau mereka masuk di dalamnya, itu sudah terhitung biaya tenda, listrik, air, dan sampah. Semua sudah terakomodir dengan baik,” jelasnya.

Pemkot berharap Kampung Ramadan di Benteng Oranje dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi Ramadan yang tertib, nyaman, dan tidak mengganggu pelayanan publik lainnya.

Reporter: Randi I.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: