Daerah

Warga Wasile Selatan Serbu Pangan Murah, Paket Sembako Rp50 Ribu dari Gubernur Disambut Antusias

Haltim – Program Gerakan Pangan Murah yang digagas Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menghadirkan harapan bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, program ini tidak sekadar menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kali ini, masyarakat Desa Nusa Jaya, Kecamatan Wasile Selatan, merasakan langsung manfaat kebijakan tersebut pada Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: 14 Hari Puasa, Tenda Masih Kosong? Sekda Pastikan Kampung Ramadan Segera Ramai

Dalam arahannya, Gubernur Sherly mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga kolaborasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah menyediakan sejumlah komoditas pangan strategis dengan harga di bawah pasar guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

Sejak siang hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk membeli kebutuhan dapur sekaligus mengantisipasi fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.
“Ini sangat positif untuk membantu keluarga yang pengeluarannya meningkat di bulan Ramadan,” ujar Suhartati Duko (46), salah satu warga.

Baca Juga: Sertipikat Hanyut Diterjang Banjir, Solusi Elektronik ATR/BPN Bikin Warga Lebih Tenang

Hal senada disampaikan Hawa Marajebesy (43), warga Desa Nusa Jaya lainnya. Ia mengaku sangat terbantu dengan program yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku Utara tersebut.
“Terima kasih banyak kepada Ibu Gubernur beserta jajarannya,” ucapnya haru.

Ia juga berharap program Gerakan Pangan Murah dapat terus dilaksanakan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, ketika harga kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan.

Dalam kegiatan pasar murah tersebut, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pemerintah menyiapkan 1.000 paket sembako. Setiap paket dijual seharga Rp50.000 yang berisi beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, dan minyak goreng 2 liter.

Baca Juga: ATR/BPN Siapkan Dashboard SDM, Mutasi dan Promosi Jabatan Bakal Lebih Cepat & Transparan

Selain kegiatan pasar murah, acara tersebut juga diisi dengan dialog interaktif antara pemerintah dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, sejumlah aspirasi disampaikan warga, di antaranya permintaan penyediaan bus sekolah serta alat dan mesin pertanian (alsintan).

Dialog tersebut menjadi sarana bagi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat, sehingga dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Reporter: Randi I.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: