Nasional

Firman Soebagyo Ingatkan Ancaman Serius Dampak Perang Iran-Israel, Krisis Pangan Global Bisa Terjadi!

Ternate – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, mengingatkan ancaman serius krisis pangan global atas dampak perang Israel – Iran.

Rilis yang diterima media ini, Politisi senior Partai Golkar itu menilai perang Israel – Iran dapat mempengaruhi pertanian dunia yang cukup signifikan, terutama dalam perdagangan dan harga komoditas pertanian global.

Menurutnya, perang antar dua negara tersebut dapat mengganggu pasokan pupuk, di mana Iran merupakan salah satu produsen pupuk urea terbesar di dunia.

Baca Juga: Kondisi Bangunan Sekolah Memprihatinkan, Begini Harapan Kepsek SMP Muhammadiyah Galela!

“Jika perang mengganggu produksi dan ekspor pupuk Iran, maka harga pupuk di pasar global bisa meningkat, yang berdampak pada biaya produksi pertanian di berbagai negara, termasuk Indonesia,” katanya.

Bagi Firman, perang Iran – Israel bisa meningkatkan ketegangan geopolitik global, yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga komoditas pertanian dan energi.

“Hal ini bisa berdampak pada inflasi dan biaya hidup di berbagai negara,” jelasnya.

Baca Juga: Dapat Hibah Lahan Pembangunan Kantor, Begini Kata Ketua Bawaslu Halut!

Terkait data spesifik jumlah impor urea Indonesia dari negara Iran, lanjut Firman yang juga sebagai Wakil Ketum Kadin Indonesia, dirinya belum kantongi dengan rinci.

“Namun, Indonesia memang mengimpor urea dari beberapa negara untuk memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri,” sebut Firman.

Politisi senior Partai Golkar itu sebut, untuk mengetahui dampak perang Iran-Israel terhadap pertanian Indonesia dan jumlah impor urea dari Iran secara lebih spesifik, perlu dilakukan analisis lebih lanjut terhadap data perdagangan dan kebijakan pemerintah terkait impor.

Baca Juga: Firman Soebagyo Angkat Bicara Soal Jabatan Ganda Wamentan Sudaryono!

“Perlu diingat bahwa situasi geopolitik yang tidak stabil dapat mempengaruhi perdagangan internasional, termasuk perdagangan pupuk dan komoditas pertanian,” tuturnya.

Firman meminta pemerintah untuk segera membuat kebijakan atau regulasi yang memudahkan bagi Masyarakat untuk memproduksi pupuk dengan bahan baku lokal seperti pupuk organic yang terbuat dari kotoran hewan atau “Kohe”, hal itu bisa membantu petani lokal.

“Indonesia adalah negara yang jumlah penduduknya besar, tentu memiliki dampak krisis pangan multidimensi krisis, baik krisis sosial, krisis ekonomi, krisis politik dan krisis kepercayaan.

Baca Juga: Ada Nama Pejabat Negara, Dirut Perumda Hingga Dewan Pengawas PDAM, Berikut Surat Penetapan Nama-Nama Pergantian Pangkalan Dan Kuota

Terakhir, Firman juga menegaskan bahwa sudah banyak contoh di negara-negara lain di mana pemimpin mereka jatuh akibat krisis pangan mulai dari Jepang, Yanmar termasuk Indonesia era tahun 1965 dan tahun 1997-1998 akibat krisis keuangan.

“Saya berharap, perang Iran – Israel tidak berkepanjangan dan memicu perang dunia ke-III,” pungkasnya.

Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: