Politik

Gubernur Sherly Minta PKB Jadi Pengawas Kinerja Pemprov Malut

Ternate – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, berharap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapat menjadi mitra kritis yang mengawasi sekaligus mengontrol kinerja Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Harapan itu ia sampaikan saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Maluku Utara, yang digelar di Bela Hotel, Ternate, Senin malam (25/8/2025).

“Saya yakin nilai-nilai PKB tentang nasionalisme, Islam moderat, demokrasi, dan keadilan sosial sejalan dengan visi pemerintahan Provinsi Maluku Utara,” ujar Sherly dalam sambutannya.

Baca Juga: Sinergi Bawaslu dan Mitra Kerja, Langkah Serius Kawal Pemilu Lebih Bersih

Sherly juga menyinggung pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang melesat 32,9 persen pada kuartal II tahun 2025, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp60,08 triliun. Namun, ia mengakui, capaian itu belum sepenuhnya dinikmati masyarakat.

“Ekonomi tumbuh tinggi, tapi mari kita jujur – apakah semua rakyat sudah merasakan manfaatnya? Masih ada daerah yang belum merdeka sinyal, belum mudah akses kesehatan, belum terhubung jalan,” tegasnya.

Di hadapan Wakil Ketua Umum DPP PKB sekaligus Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, Sherly juga meminta agar PKB tidak segan memberikan kritik terhadap pemerintahannya.

Baca Juga: Dari Halbar ke Morotai, 6 Wasit Malut Lulus Kursus Nasional PSSI 2025. Siapa Saja!

“Ke depan, jika ada pendapat yang berbeda, kritik kami supaya jadi balance (keseimbangan) buat kami di pemerintahan. Tapi kiranya semuanya bisa dikomunikasikan dengan baik-baik, karena kita punya slogan di Maluku Utara ini, Pak Wamen: Torang Samua Basudara,” kata Sherly.

Sementara itu, Faisol Riza mengatakan kehadirannya di Maluku Utara bukan hanya untuk membuka Rakerwil, tetapi juga menyampaikan pesan Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Menurut Faisol, PKB Maluku Utara harus menjadi mitra yang mendukung pemerintah daerah dan pusat, mengingat PKB juga merupakan bagian dari kabinet yang mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Prestasi Membanggakan! 6 Wasit Maluku Utara Lulus Kursus Nasional PSSI, Halbar Mendominasi, Halut & Morotai Ikut Bersinar

Faisol juga mengingatkan seluruh kader PKB, terutama anggota DPRD, untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat di tengah situasi sosial yang sensitif.

“Masyarakat sedang sensitif, apalagi terkait isu kenaikan pajak. Bahkan DPR RI saja diminta membubarkan diri. Jadi, sebagai kader, Ketua Umum meminta kita semua membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat,” pesannya.

Rakerwil PKB Maluku Utara ini menjadi ajang konsolidasi partai untuk memperkuat peran politik dan kontribusi PKB dalam pembangunan daerah, sekaligus mempererat sinergi antara partai, pemerintah, dan masyarakat. (Randi)

Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: