Infrastruktur

Warga Keluhkan Jalan Ambruk di Akehuda, Lurah: “Sudah Kami Usulkan ke Musrenbang”

Ternate – Warga Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate mengeluhkan kondisi drainase yang menyebabkan sebagian badan jalan di belakang Masjid Heku ambruk. Kerusakan semakin parah setelah hujan deras yang melanda Kota Ternate pada Selasa hingga Rabu lalu. Kondisi ini membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas.

Adam, salah seorang warga Akehuda, mengatakan drainase yang mengalami pelebaran ke badan jalan sudah cukup lama dikeluhkan. Namun, intensitas hujan beberapa hari terakhir membuat kerusakan semakin parah.
“Ini parah, karena hujan beberapa hari lalu yang cukup lama,” ujarnya, Kamis (15/01/2026).

Lurah Akehuda, Farida Saleh, turut menyampaikan keprihatinannya. Ia menjelaskan bahwa pihak kelurahan telah mengusulkan perbaikan drainase tersebut melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Baca Juga: Dari Pameran Teknologi hingga Aksi Kemanusiaan, ELEKTRO FAIR 2026 HME Unkhair Dapat Apresiasi Wabup Halbar

“Iya, memprihatinkan sekali. Dia makin melebar itu. Kita sudah usulkan di Musrenbang, kurang lebih 10 item yang kita usul, nanti dibahas di tingkat kecamatan dan pemerintah kota,” kata Farida.

Farida menegaskan bahwa usulan tersebut merupakan salah satu prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa percepatan perbaikan harus melalui mekanisme yang berlaku.

“Sebagai Lurah saya bisa apa untuk percepatan, kan semua jalan itu ada mekanismenya. Di tingkat kelurahan, kami hanya bisa menampung keluhan warga lewat Musrenbang,” jelasnya.

Baca Juga: Maluku Utara Susun RPIP 2025–2045: Siap Jadi Pusat Pertumbuhan Industri di Timur Indonesia!

Ia berharap pemerintah kota dapat segera menindaklanjuti kerusakan tersebut, mengingat potensi bahaya bagi pengguna jalan.
“Kalau tidak cepat diatasi, takutnya ada efek buruknya,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Ternate Utara, Sunarto M. Taher, juga memberikan tanggapan. Ia memastikan bahwa persoalan ini akan dibahas dalam rencana pembangunan untuk tahun anggaran 2026.
“Kalau target yang berkaitan dengan masyarakat, kita utamakan. Terutama yang menyangkut akses jalan. Salah satunya ini, karena termasuk jalan utama ke Tubo dan sekitarnya,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan sebelum kerusakan semakin meluas dan membahayakan pengendara yang melintasi kawasan tersebut.

Reporter: Randi I.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: